Bulukumba,publikasionline.id — Sebagai upaya menanamkan rasa cinta tanah air dan kesadaran berpartisipasi dalam pembangunan sejak dini, puluhan siswa SD Negeri 44 Dampang melakukan kunjungan edukasi ke Kantor Desa Dampang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Senin 06 April 2026 kemarin.
Kegiatan yang mengusung tema “Aku Bagian Dari Desaku” ini dihadiri oleh para siswa dari kelas 3, guru pendamping, serta seluruh aparat desa. Rombongan siswa disambut hangat oleh Kepala Desa Dampang beserta staf di halaman kantor desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dampang Muhardi Totti menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mengajak siswa berinteraksi langsung dengan lingkungan pemerintahan desa. “Melalui tema ‘Aku Bagian Dari Desaku’, kami ingin menyampaikan bahwa setiap warga, termasuk adik-adik siswa, merupakan bagian penting yang membentuk wajah desa kita. Keberhasilan pembangunan desa juga ditentukan oleh dukungan dan partisipasi seluruh warganya,” ujarnya.
Dalam sesi penyampaian materi, aparat desa menjelaskan secara sederhana mengenai struktur organisasi pemerintahan desa, tugas dan fungsi setiap bagian, serta berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan. Siswa juga diajak berkeliling untuk melihat fasilitas yang tersedia di kantor desa, serta diajarkan cara menyampaikan aspirasi atau kebutuhan warga secara sopan dan teratur.
Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan, mulai dari asal-usul nama desa hingga cara menjadi aparat desa. Salah satu siswa kelas 5 mengungkapkan kegembiraannya dapat belajar langsung di kantor desa. “Saya jadi tahu tugas bapak ibu di kantor desa. Nanti kalau sudah besar, saya ingin membantu membangun desa tercinta ini,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas untuk memperluas wawasan siswa. “Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap desa tempat mereka tinggal,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Pemerintah desa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar hubungan antara sekolah dan desa semakin erat.
Is








