BANTAENG,PO – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/ 2026 Masehi dimanfaatkan oleh keluarga besar Klinik DO’I 79 Bantayan untuk mempererat tali silaturahmi dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama di Desa Nipa Nopa Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng , Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang digelar setiap tahun ini di hadiri Bupati Bantaeng Uji Nurdin dan sejumlah Kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng, menjadi agenda rutin Klinik DO’I 79 Bantayan sebagai bentuk kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara manajemen, karyawan, sahabat, keluarga, serta masyarakat di sekitar lingkungan klinik.
Direktur Klinik DO’I 79 Bantayan, Andi Ramli, mengatakan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum penuh berkah yang selalu dimanfaatkan pihaknya untuk berbagi dan mempererat hubungan sosial dengan berbagai pihak.



“Alhamdulillah, setiap tahun Klinik DO’I 79 Bantayan selalu melaksanakan buka puasa bersama. Kegiatan ini melibatkan keluarga besar klinik, para sahabat, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Andi Ramli.
Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 30 anak Rumah Tafitz Al-Muhajirin.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak panti asuhan dan para santri menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi di bulan Ramadan.
“Setiap pelaksanaan buka puasa bersama, kami juga selalu mengundang anak-anak dari panti asuhan serta para santri dari pesantren untuk diberikan santunan. Ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Klinik DO’I 79 Bantayan agar keberkahan Ramadan bisa dirasakan bersama,” jelasnya.
Selain santunan, lanjut Andi Ramli, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan Lebaran kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi kebaikan yang tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun dan menjadi ladang amal bagi kita semua, sekaligus memperkuat hubungan antara Klinik DO’I 79 Bantayan dengan masyarakat,” tutupnya.
Akram








