JAKARTA,PO – Pemerintah resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi Idulfitri 1447 Hijriah pada Selasa, 3 Maret 2026, sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi menjelang hari raya.
Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI/Polri, dan pensiunan dibayarkan penuh sebesar 100 persen. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp55 triliun untuk 10,5 juta penerima.
Sementara itu, untuk sektor swasta, pemerintah menegaskan agar THR kepada sekitar 26,5 juta pekerja wajib dibayarkan penuh dan tidak boleh dicicil. Pembayaran juga diminta dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri (H-7 Lebaran).



Tak hanya itu, pemerintah juga telah melakukan komunikasi intensif dengan perusahaan aplikator transportasi daring guna menyiapkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi ratusan ribu pengemudi ojek online dan kurir. Total anggaran yang dialokasikan untuk BHR tersebut diperkirakan mencapai Rp220 miliar.
Sebelumnya, pemerintah telah menggulirkan paket stimulus ekonomi lainnya yang mencakup bantuan pangan bagi jutaan keluarga serta pemberian diskon transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Kebijakan ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung aman, lancar, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Setkab RI








