BANTAENG,PO – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng bersama UPT Puskesmas Kota dan UPT Puskesmas Lasepang melakukan pemeriksaan takjil dan pemeriksaan kesehatan (pemkes) di kawasan Festival Ramadhan Bangkit, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini menyasar seluruh pedagang makanan dan minuman yang berjualan di area festival. Sebanyak 102 tenant diperiksa guna memastikan jajanan buka puasa yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar keamanan pangan.
Pemeriksaan meliputi kondisi bahan makanan, kebersihan alat masak, cara penyajian, serta potensi penggunaan bahan berbahaya. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para pedagang terkait pengolahan makanan yang higienis dan aman dikonsumsi.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat.
“Pemeriksaan takjil ini kami lakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman. Dari 102 tenant yang diperiksa, kami ingin memastikan pedagang memahami pentingnya higienitas dan keamanan pangan,” ujarnya via WA.
Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi pelaku UMKM kuliner.
“Kami juga memberikan edukasi tentang cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajian makanan yang baik agar terhindar dari penyakit akibat makanan. Ini bagian dari upaya pencegahan sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, KPM UMKM Festival Ramadhan Bangkit menyambut baik kegiatan pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pengawasan dari tenaga kesehatan justru meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM yang dijual di lokasi festival.
“Kami sangat mengapresiasi pemeriksaan takjil ini karena memberi rasa aman bagi pengunjung dan pedagang. Dengan adanya pemeriksaan, kualitas produk kami semakin terjaga dan kepercayaan pembeli meningkat,” ungkapnya.
Ia juga menilai kegiatan ini menjadi sarana edukasi penting bagi para pedagang.
“Ini bukan hanya soal pengawasan, tapi juga pembinaan. Kami jadi tahu apa saja yang perlu diperbaiki agar jajanan yang dijual benar-benar sehat dan layak konsumsi. Harapannya, Festival Ramadhan Bangkit bukan hanya ramai, tetapi juga dikenal sebagai festival yang aman dan sehat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap keamanan makanan yang dikonsumsi saat berbuka.
Abhy








