MAKASSAR,PO– Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulawesi Selatan Andi Ihsan angkat bicara terkait kondisi Jalan Hertasning–Aroepala yang disebut masih berpaving dan mengalami kerusakan. Saat ini jalan sudah tersebut sudah masuk dalam tahap pengerjaan melalui Multiyears Project.
Ia menegaskan bahwa penanganan ruas jalan tersebut telah masuk dalam perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran berjalan. Seluruh tahapan pekerjaan, kata dia, telah disusun secara sistematis sesuai perencanaan teknis yang ada.
“Artinya tahun ini akan kita kerjakan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Desain dan perencanaan teknisnya sudah ada, dan itu yang akan kita bangun. Setelah itu kita melihat lagi situasi di lapangan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, saat ini faktor cuaca menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan. Curah hujan yang cukup tinggi dinilai belum memungkinkan untuk dilakukan pekerjaan pengaspalan secara optimal.
“Sekarang situasinya cuaca memang belum memungkinkan untuk pengaspalan. Kita tentu tidak ingin pekerjaan dilakukan tergesa-gesa lalu hasilnya tidak maksimal,” jelasnya.
Selain faktor cuaca, DBMBK juga menegaskan bahwa tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pembangunan drainase terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan kualitas jalan yang dibangun dapat bertahan lama.
“Kita masih fokus pada pekerjaan drainase terlebih dahulu. Setelah drainase selesai, baru dilakukan pengaspalan. Karena kalau diaspal dulu sementara drainase belum ada atau belum optimal, maka kualitas aspal bisa cepat rusak kembali,” terangnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari standar teknis agar infrastruktur yang dibangun lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.
Ia pun memastikan bahwa seluruh pekerjaan pada ruas tersebut telah masuk dalam schedule dan akan diselesaikan tahun ini sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.
“Intinya semua sudah ada dalam schedule dan akan dikerjakan tahun ini. Kami mohon masyarakat dapat memahami bahwa setiap tahapan dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis agar hasilnya maksimal,” tutupnya.








