BANTAENG,PO — Upaya mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan oleh UPT Puskesmas Dampang. Rabu (18/2/2026), petugas kesehatan turun langsung ke permukiman warga di Dampang, Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, untuk melakukan survei habitat atau pemeriksaan jentik nyamuk penular DBD.
Kegiatan ini menyasar tempat-tempat penampungan air milik warga yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Dengan teliti, petugas memeriksa bak mandi, ember, dan wadah air lainnya yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk.
Tak hanya memeriksa, petugas juga langsung melakukan tindakan dengan membunuh jentik nyamuk yang ditemukan di lokasi. Langkah ini dinilai efektif sebagai upaya memutus rantai penularan penyakit Demam Berdarah Dengue sejak dari sumbernya.

“Pencegahan DBD tidak bisa hanya mengandalkan pengobatan. Yang paling penting adalah memutus siklus hidup nyamuknya. Karena itu kami turun langsung ke rumah warga untuk memastikan tidak ada jentik yang berkembang,” ujar salah seorang petugas di lapangan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar rumah. Warga diimbau untuk rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan.
Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Dampang berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya DBD semakin meningkat.
Upaya sederhana dari rumah ke rumah tersebut diharapkan mampu melindungi keluarga dari ancaman penyakit yang sering muncul di musim hujan.
Langkah preventif ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Bantaeng, agar lingkungan tetap sehat dan bebas dari risiko wabah Demam Berdarah.
Abhy








