BANTAENG,PO – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi momentum refleksi mendalam bagi Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bantaeng, M.AMHI.
Bagi dirinya, Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi ruang spiritual untuk memperkuat integritas, kepedulian sosial, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai pimpinan partai di tingkat kabupaten, M.AMHI memaknai Ramadhan sebagai bulan pembinaan karakter.
Menurutnya, nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan yang diajarkan dalam ibadah puasa harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari, terlebih bagi seorang pemimpin.

“Ramadhan adalah momentum untuk membersihkan hati dan meluruskan niat. Jabatan adalah amanah, dan amanah itu harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa bulan suci ini juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Dalam setiap kesempatan, M.AMHI mengajak kader dan simpatisan Gerindra di Bantaeng untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbanyak aksi sosial dan kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, politik sejatinya adalah alat perjuangan untuk kesejahteraan rakyat. Karena itu, semangat Ramadhan harus mampu menghadirkan politik yang santun, bersih, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
“Ramadhan
mengajarkan kita untuk menahan diri, termasuk menahan diri dari perbuatan yang merugikan orang lain. Nilai ini penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berpolitik,” tambahnya.
Di tengah dinamika sosial dan pembangunan daerah, M.AMHI berharap Ramadhan 1447 H menjadi titik tolak memperkuat kebersamaan di Kabupaten Bantaeng. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta meningkatkan semangat gotong royong.
Menutup pernyataannya, M.AMHI menyampaikan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi masyarakat Bantaeng.
“Semoga Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam membangun daerah yang kita cintai,” pungkasnya.
Redaksi








