iklan Promo

Lewat Program PESTAPORA, Puskesmas Kassi Kassi Jaga Kesehatan Pekerja Pesisir

Bantaeng,PO – Sejumlah petani rumput laut dan nelayan di Dusun Tonrokassi, Desa Rappoa, tampak berbaris menunggu giliran pemeriksaan kesehatan, Senin (9/2/2026). Mereka mengikuti pelayanan Cek Kesehatan Gratis bagi pekerja informal yang digelar UPT Puskesmas Kassi Kassi melalui program PESTAPORA (Petani Sehat, Bangkit, Produktif dan Sejahtera).

Kegiatan ini bertujuan melakukan deteksi dini penyakit tidak menular pada pekerja informal agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga dan produktivitas kerja tidak menurun.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi tentang kesehatan kerja, pentingnya pola makan sehat, serta istirahat cukup bagi pekerja yang setiap hari bergelut dengan panas matahari dan aktivitas fisik berat.

Salah seorang nelayan, mengaku baru pertama kali memeriksakan kadar gula darahnya.

“Selama ini kalau tidak sakit, kami jarang periksa. Setelah diperiksa, jadi tahu kondisi tubuh. Ini penting supaya bisa terus bekerja,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 29 orang pekerja informal, petugas menemukan 5 orang dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) di atas 200 mg/dL serta 8 orang dengan tekanan darah di atas 140 mmHg.

Temuan ini menjadi peringatan dini agar para pekerja dapat segera melakukan pengendalian melalui perubahan pola hidup dan tindak lanjut pelayanan kesehatan.

Petugas kesehatan dari tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Kesker), Kesehatan Lingkungan (Kesling), perawat, bidan desa, dan bidan dusun turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Melalui program PESTAPORA, Puskesmas Kassi Kassi berharap para petani rumput laut dan nelayan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan adalah bagian penting dari menjaga penghasilan dan masa depan keluarga.

“Pekerja yang sehat akan lebih kuat, lebih produktif, dan lebih sejahtera. Deteksi dini ini menjadi langkah awal agar mereka tidak jatuh sakit di kemudian hari,” ujar salah satu petugas kesehatan di lokasi kegiatan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya hadir di ruang puskesmas, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir dan sentra pekerja informal.

Abhy