iklan Promo

Abdul Rafik Dilepas, Muhammad Subhan PLT Kakan Kemenag Bone

BONE,PO – Rotasi jabatan di wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan kembali terjadi. Rotasi terjadi di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Bone. Dimana Kakan Kemenag sebelumnya dijabat oleh Dr.H. Abdul Rafik kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Bulukumba.

Sementara Jabatan yang ditinggal di Jabat pelaksana tugas (PLT) H. Muhammad Subhan yang saat ini juga menjabat Kakan Kemenag Wajo.

Proses acara lepas sambut dilaksanakan di aula Kementerian Agama Kabupaten Bone yang berlangsung secara sederhana.

Turut dihadir Asisten 1 Setda Kabupaten Bone A. Muhammad Yamin dan Kabag Kesra Kabupaten Bone Nursalam. Selain itu, turut hadir ketua Baznas H. Saenal dan jajaran pengawai lingkup Kementerian Agama Kabupaten Bone. Rabu, 04 Februari 2026.

Dr. H. Abdul Rafik dalam sambutannya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama pegawai lingkup Kementerian Agama Kabupaten Bone yang telah memberikan support dan dukungan semasa menjabat selama kurang lebih 17 bulan.

Dr. H. Abdul Rafik mengaku bahagia dan berbangga terlebih Kabupaten Bone berhasil menjadi tuan rumah dalam gelaran Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 dan Porseni Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang di pusatkan di Kabupaten Bone yang di buka dan hadiri langsung oleh Menteri Agama Prof. Nazaruddin Umar.

Pengabdian yang terbilang singkat 17 bulan tidak mampu melahirkan banyak program dan perubahan yang signifikan. Tapi, kami bersyukur kita bisa membuktikan bahwa kemenag Bone mampu memegang amanah dan tanggung jawab. Kedepan, tentu masih banyak hal yang perlu di lanjutkan dan harapannya semua tetap solid dalam menjalankan program-program dari Kementerian Agama

Sementara PLT Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone H. Muhammad Subhan mengaku berbahagia bisa pulang kampung meski saat ini juga masih memegang amanah sebagai Kakan Kemenag Kabupaten wajo.

Tugas di kementerian agama ini cukup berat. Olehnya itu, saya berharap dukungan semua pihak untuk mengawal semua kegiatan kementerian agama agar semua terlaksana sesuai dengan regulasi yang ada.

“Bone memiliki segudang prestasi jadi penting menjaganya untuk menjadi lebih baik. Jadi, ke Bone ini serasa saya pulang berguru”.

Selain itu, H. Muhammad Subhan juga menekankan penerapan implementasi pendidikan KBC (kurikulum berbasis cinta) agar Penerapannya benar-benar diimplementasikan di semua lingkungan sekolah. Jelasnya.

Sahruddin