BANTAENG,PO – Puskesmas Kassi-kassi melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan Klaster 4 Penanggulangan Penyakit Menular melalui penyelidikan epidemiologi terhadap pasien TB baru di wilayah Kassi-kassi Utara, Desa Nipa-nipa, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kegiatan ini dilakukan oleh tim Surveilans, Program TB, serta Bidan Dusun Desa Nipa-nipa dengan metode kunjungan langsung ke rumah pasien. Selain melakukan pemantauan kondisi kesehatan pasien, petugas juga melakukan pelacakan kontak erat untuk mengetahui kemungkinan adanya penularan dalam lingkungan keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, petugas memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai pentingnya pemantauan minum obat (PMO TB) secara teratur dan disiplin sebagai kunci utama keberhasilan pengobatan TB.
Petugas menjelaskan bahwa pengobatan TB harus dijalani hingga tuntas sesuai anjuran tenaga kesehatan, meskipun gejala sudah mulai berkurang. Ketidakpatuhan dalam minum obat berisiko menyebabkan kekambuhan serta munculnya TB resisten obat yang lebih sulit disembuhkan.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat tiga orang kontak erat serumah yang selanjutnya diarahkan untuk melakukan skrining TB dan pemeriksaan Mantoux di Puskesmas Kassi-kassi sebagai langkah deteksi dini.
Salah seorang anggota keluarga pasien mengaku terbantu dengan kunjungan petugas kesehatan.
“Kami jadi lebih paham bagaimana cara mendampingi pasien supaya minum obat teratur. Selama ini kami hanya tahu harus minum obat, tapi belum mengerti betul dampaknya kalau tidak rutin,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Kassi-kassi menegaskan komitmennya untuk memutus rantai penularan TB dengan pendekatan aktif berbasis rumah tangga. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB sekaligus mendorong pengobatan yang tuntas dan tepat waktu.
Dengan langkah preventif dan edukatif ini, Puskesmas Kassi-kassi berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan lingkungan dan tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala batuk berkepanjangan, demam, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Abhy








