iklan Promo

KNPI Bantaeng: “Pecat Direktur PDAM atau Rakyat Anggap Anda Melindungi Makelar!

Siaran Pers DPD KNPI Bantaeng

BANTAENG,PO – Keheningan Bupati Bantaeng, Uji Nurdin, di tengah skandal “rekaman makelar proyek” yang menyeret Direktur PDAM mulai memicu api amarah pemuda. Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bantaeng hari ini mengeluarkan peringatan keras: Copot Direktur PDAM sekarang, atau akui bahwa rezim ini sedang memelihara benalu!

Irsan Akbar, mewakili suara pemuda dalam DPD KNPI Bantaeng, menegaskan bahwa Pemkab Bantaeng sedang berada di titik nadir integritas. Menurutnya, membiarkan seorang pejabat yang namanya sudah “tercemar” dalam laporan kejaksaan untuk tetap duduk di kursi empuk adalah bentuk penghinaan terhadap nalar publik.

“Bantaeng bukan tanah para calo! Jika Bupati masih punya urat malu dan nyali, jangan biarkan kursi BUMD kita diduduki oleh orang yang diduga sibuk bermain proyek daripada mengurus air bersih untuk rakyat,” tegas Irsan dengan nada tinggi.

Bupati Jangan “Bermain Mata”
KNPI menilai sikap diam Bupati Uji Nurdin bukan lagi sekadar kehati-hatian, melainkan indikasi ketidakmampuan memimpin. PDAM adalah institusi pelayanan publik, bukan sarang kompromi politik atau lapak perburuan rente.

“Kami tidak butuh pidato manis. Kami butuh SK pencopotan! Menunda pencopotan berarti Bupati sengaja membiarkan kepercayaan publik membusuk. Apakah Bupati sedang tersandera oleh kepentingan Direktur PDAM? Mengapa begitu sulit memecat satu orang demi menyelamatkan marwah daerah?” tanya Irsan provokatif.
Pencopotan: Harga Mati atau Reformasi Mati!

DPD KNPI Bantaeng menegaskan bahwa tuntutan ini tidak bisa dinegosiasikan. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan konkret, pemuda Bantaeng siap mengambil langkah-langkah luar biasa untuk memastikan pemerintahan tidak dicederai oleh oknum-oknum bermental makelar.

Tuntutan Utama KNPI Bantaeng:
1. Segera Terbitkan SK Pencopotan: Bukan sekadar penonaktifan sementara, tapi pembersihan total dari kursi Direktur PDAM.
2. Audit Investigasi Menyeluruh: Bupati harus memerintahkan inspektorat memeriksa seluruh proyek yang bersentuhan dengan oknum tersebut.
3. Pernyataan Sikap Terbuka: Bupati harus menjelaskan kepada rakyat mengapa ia sempat mendiamkan polemik yang memalukan ini.

“Jika Bupati Uji Nurdin lebih memilih melindungi satu orang daripada menjaga hati seluruh rakyat Bantaeng, maka jangan salahkan jika pemuda bergerak turun ke jalan. Kami tidak akan membiarkan Bantaeng dipimpin dengan seorang pengecut!” tutup Irsan Akbar.

Abhy