PUBLIKASIONLINE.ID, BANTAENG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng merespons sorotan publik terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, khususnya soal siswa yang makan di teras sekolah dalam kondisi terbuka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng, Haryadi, SE., M.A.P. menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan kebijakan tersebut sesuai dengan aturan dan prinsip kesehatan.
“Waalaikumsalam, nanti kami coba kroscek ke sekolah terkait kebijakan ini, termasuk jika ada sekolah yang mengambil kebijakan untuk makan bersama di teras sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (26/01).
Sebelumnya, pelaksanaan MBG menjadi perhatian karena di beberapa sekolah siswa terlihat menyantap makanan di ruang terbuka yang rawan angin dan debu. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait aspek kebersihan dan kenyamanan anak saat makan.
Seorang orang tua siswa berharap langkah pengecekan tersebut tidak berhenti pada teguran semata.
“Mudah-mudahan ini bukan hanya teguran, tapi benar-benar menjadi pelajaran agar ke depan anak-anak bisa makan di tempat yang lebih layak dan bersih,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng berencana melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan awal program, yakni meningkatkan kualitas gizi peserta didik tanpa menimbulkan risiko baru bagi kesehatan mereka.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri digulirkan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan status gizi anak sekolah. Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan, melainkan juga oleh cara dan tempat makanan tersebut dikonsumsi.
Kontri : Abhy
Editor : Redaksi








