Bantaeng,PO— UPT Puskesmas Kota Bantaeng melaksanakan Pelayanan Imunisasi Kejar Campak (MR) pada Kamis, 15 Januari 2026, yang dipusatkan di tiga wilayah, yakni Kelurahan Tappanjeng, Kelurahan Mallilingi, dan Kelurahan Pallantikang.
Kegiatan ini melibatkan bidan kelurahan dan petugas imunisasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan cakupan imunisasi serta melindungi anak-anak dari penyakit campak dan rubella yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak lima orang anak telah mendapatkan penyuntikan imunisasi campak. Sementara itu, terdapat dua orang anak yang belum mendapatkan imunisasi akibat penolakan dari pihak keluarga, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pendekatan edukatif.
Kepala UPT Puskesmas Kota Bantaeng, dr. Nurfatmiyanti Gani, menyampaikan bahwa imunisasi kejar tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada peningkatan pemahaman masyarakat.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada orang tua. Penolakan akan kami tindak lanjuti dengan komunikasi yang baik agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak,” ujar dr. Nurfatmiyanti.
Ia menegaskan bahwa Puskesmas Kota akan terus melakukan pendampingan dan sosialisasi agar seluruh anak di wilayah kerja memperoleh perlindungan kesehatan secara optimal.
Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut turut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
“Kami mengapresiasi Puskesmas Kota yang tetap melaksanakan imunisasi kejar secara terbuka dan bertanggung jawab, termasuk melakukan pendekatan lanjutan terhadap masyarakat yang masih ragu. Ini adalah bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepercayaan publik terhadap program imunisasi,” ungkap dr. Andi Iksan.
Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Kota Bantaeng berharap cakupan imunisasi campak terus meningkat, sekaligus mendorong peran aktif orang tua dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.
Abhy








