BANTAENG, PO – Perayaan Hari Jadi Bantaeng ke-771 di Pantai Seruni turut dimeriahkan oleh antusiasme tinggi dari Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ) Bantaeng) yang hadir sebagai bagian dari pelestari keberagaman budaya dan perekat sosial masyarakat. Kehadiran KKJ menjadi simbol harmoni etnis dan kekuatan persaudaraan di Kabupaten Bantaeng, daerah yang sejak lama dikenal sebagai wilayah multikultural.
Anggota KKJ tampak hadir dalam kegiatan Kirab Budaya & Parade Pesona Butta Toa, Jumat 5 Desember 2025, mengenakan busana tradisional Jawa dan menampilkan berbagai kesenian seperti tari Gambyong serta fragmen budaya yang menambah kekayaan warna perayaan budaya lokal.

Ketua KKJ Bantaeng menuturkan bahwa keikutsertaan mereka merupakan wujud cinta kepada Bantaeng sebagai tanah bertumbuh dan tanah kelahiran generasi penerus warga Jawa di Sulawesi Selatan.



> “Kami bangga ikut meramaikan Hari Jadi Bantaeng ke-771. Bantaeng adalah rumah kami bersama, tempat kami hidup dalam persaudaraan. Semoga keragaman budaya tetap menjadi kekuatan untuk membangun daerah ini,” Ungkap Dedy
Perayaan tahun ini mengusung tema “Bangkit Semarak, Deru Tradisi Bantaeng”, yang merefleksikan semangat kebangkitan sosial dan ekonomi sekaligus menjaga napas tradisi di tengah modernisasi. Partisipasi KKJ mempertegas bahwa kebudayaan adalah jembatan pemersatu yang mampu menghadirkan energi positif dalam pembangunan daerah.
Kemeriahan rangkaian kegiatan Hari Jadi Bantaeng berlangsung sejak 3 hingga 7 Desember 2025, melibatkan ribuan masyarakat termasuk komunitas budaya, pelajar, organisasi pemuda, pelaku UMKM, dan seniman lokal. Puncak acara akan ditutup dengan konser artis nasional Juicy Luicy pada Minggu malam 7 Desember 2025.
Warga berharap spirit kebersamaan dalam keragaman dapat terus terjaga, sehingga Bantaeng menjadi daerah yang maju tanpa meninggalkan tradisi sebagai jati diri.
Kontri : Abhy








