Makassar, Publikasionline.id – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K, M.Si didampingi Kabid Propam Kombes Pol. Agoeng Adi Koerniawan memberikan keterangan persnya tentang perkembangan kasus Barukang
Upaya represif personel polres pelabuhan makassar di jalan Barukang Makassar saat hendak mengamankan tersangka pelaku pengeroyokan anggota Polri beberapa waktu lalu.
Untuk mendapatkan hasil yang objektif, pihak kepolisian akan mengklarifikasi keterangan dan menggali fakta-fakta yang terjadi terlebih dahulu. Baik dari pihaknya maupun dari pihak warga masyarakat jalan Barukang, hal ini disampaikan Kabid Humas saat diwawancarai di Mapolda Sulsel, Rabu, (2/9).



“Kita tidak boleh berasumsi terlebih dahulu tanpa melihat kondisi yang ada dilapangan dan bukti-bukti yang ada,” jelas Ibrahim Tompo.
Dalam wawancaranya bersama beberapa awak media, Kabid Humas juga menepis berita yang beredar di masyarakat tentang kabar personelnya yang membawa senjata tajam saat berada di TKP.
“Kami sudah memeriksa dan mengambil keterangan terhadap saksi-saksi, Tidak ada senjata tajam yang dikeluarkan oleh anggota kami,” tegas Ibrahim Humas.
Kini, 16 orang personel telah diamankan di Mapolda Sulsel untuk diambil keterangannya terkait masalah ini.
“Semua akan diuji balistik antara proyektil dan senjata yang digunakan oleh anggota kami,” jelas Kabid Propam
“Dua orang warga yang terkena peluru akan kami periksa dirumahnya, kami sudah berkoordinasi dan mereka setuju untuk dimintai keterangannya,” bebernya.
